Postingan

mas cahya, ketupat diksar yang aduhai sekali

bikin kita, para caang, bisa keliling-keliling Purwokerto sama Purbalingga. bikin kita ketemu orang-orang baru. punya tujuan yang simpel, tapi kalo dipikir-pikir lebih lanjut, insya Allah bakal bagus banget buat Osi ke depannya. amin. bikin aku main terus, nggak belajar-belajar. hehehe.. bikin aku miris dan kepingin nangis kalo inget nasib laporan PBL pertama kelompokku yang nggak karuan bentuknya waktu diserahin ke si editor alias aku. (sumpah, aku milih jadi editor itu niatnya supaya kerja paling akhir, bisa dikerjain setelah pulang dari keliling-keliling, dan anggepannya, sih, nggak kerja terlalu berat. eh apa daya, sistem di kelompok baru ternyata beda banget sama di kelompok MPK kemarin. bahan-bahan buat laporan yang terkumpul di aku ternyata bener-bener harus "disusun". aku bukannya tinggal ngurutin per bab , copy sana copy sini, perbaiki kalimat dikit-dikit, trus kirim ke email temen buat di print. sedih, sumpah. mana laptop yang aku harapkan banget, tiba-tiba aj...

kelilingkeliling ke mapalamapala lain...

untuk diksar Osipital tahun ini, kepanitiaan diketuain sama Mas Cahya, orang yang pingin bikin anggota Osi jadi lebih sering main ke mapala-mapala lainnya. katanya "Osipital harus berubah, mau nggak mau". dan yang dijadiin "kelinci percobaannya" kita-kita, caang Osi angkatan 2012. hehehe. yaaaa, kurang lebih gitu, sih. jadi, buat keperluan diksar tanggal 30nov-2des besok, kita disuruh nyebar keliling purwokerto dan purbalingga buat ngedatengin mapala-mapala dalam rangka main dan pinjam alat. cuman, kita para caang disuruh jalan sendiri, nggak ditemenin senior. rencana awal yang dibikin Fifi tentang pembagian mapala yang harus didatengin di hari pertama gagal total. yang tadinya target 5 mapala selesai didatengin hari itu juga, akhirnya cuma dapet 4 mapala (aku-fifi-heidi ke 3 mapala lhooo, anyway. kelompok seberang cuma dapet 1 dan cuma sampe maghrib trus cus ke peraduannya (no comment..)). hari kedua aku-fifi-heidi nggak berangkat dan kita stuck di kampus s...

farmakoepidemiologi

dr. X: sebenarnya waktu kuliah itu kita harusnya memaksimalkan perhatian kita. jadi mencatat itu belakangan... aku: (ngeliat catetan 3,5 halaman yang dengan sukses aku tulis setelah tidur di 1 jam pertama kuliah farmakoepidemiologi ini) lhhoo, padahal aku udah kadung nyatet! maisah: sama.. aku: biar nggak ngantuk nih..! kalo nggak gini malah tidur. maisa: ah kamu gini (nyatet) juga tetep tidur. aku: hehehe (cuma bisa nyengir)

the earth without art is just eh

sebuah kalimat unik yang aku baca ketika melewati sebuah gedung yang menyenangkan untuk dipandang. sebuah gedung dengan dinding kaca besar yang memamerkan tangga putarnya yang penuh dengan coretan indah. sebuah gedung yang sombong karena "aksi pamernya", sekaligus murah hati karena sudah mengizinkan mata orang-orang yang memandangnya melihat tangga putar penuh coretan itu. sebuah gedung yang selalu membuatku menoleh ke arahnya. sebuah gedung yang aku tidak tahu namanya.

charlie brown

Light a fire, a fire, a spark Light a fire, a flame in my heart We'll run wild We'll be glowing in the dark sedang kecanduan lagu ini dan beberapa lagu milik Coldplay lainnya. kenapa Coldplay? lagunyaaa... mungkin bisa dibilang "menyejukkan". aku nggak tau kata yang bisa menggambarkan yang aku rasain kalo denger lagu-lagu mereka. Charlie Brown? memangnya kamu paham lagu ini? nggak. sama sekali nggak paham. tapi rasain deh, melodinya asik banget. cobain juga yang lainnya. hehehe. nggak paham, kenapa bisa suka? apa harus kita paham makna dari suatu lagu untuk bisa suka? enggak kan? lagipula, rasanya aku emang belum pernah paham sama maksud yang ada di lagu, sama sekali. makanya aku rada bingung kalo ada temen yang bilang "eh, lirik lagu ini dalem banget looh.." dan semacamnya. somehow, aku nggak ngerasa apa-apa. this is not that I don't get the translation of the words. mostly, I get it. I just don't know what lies behind the words. yang...

sunday bloody sunday...

waktu itu pelajaran tambahan matematika di siang hari. aku bukannya fokus mendengarkan penjelasan dari guru, tapi otakku malah penuh sesak dengan nada dan lirik Sunday Bloody Sunday dari U2. tidak tahan, akhirnya aku tanpa sadar menyanyikan baris pertama reffrain lagu itu ketika kelas sedang hening, "Sunday bloody Sunday...". berikutnya terdengar sahutan dari bangku seberang, melanjutkan laguku. seseorang yang entah kenapa, dulunya, bisa kukagumi dengan segala ketidakpeduliannya.

nonton SKYFALL (sorry, tapi ini bukan review film)

kayaknya kali ini aku pulang kampung pada waktu yang tepat. ada Skyfall dan Breaking Dawn. kemarin sih sempet nonton Skyfall, sama ibuk. rencananya besok mau cus ke Cito buat nonton, SENDIRI. hehehe. seperti yang udah aku bilang, aku nonton Skyfall ditemenin ibuk. tumben nih, ibuk mau nemenin nonton. mungkin beliau kasian sama anaknya yang keliatan kayak udah bertahun-tahun nggak main ke kota dan nonton di bioskop. hehe, lebaaay... yah, apapun alasannya, minumnya the botol sosro, eh, maksudnya pokoknya ibuk lagi dapet wangsit lah sampai mau nemenin aku nonton. film mulai setengah satu. sepuluh menit sebelumnya, aku dan ibuk udah duduk manis di kursi kita sesuai dengan nomor yang ada di tiket kita. trus, nggak lama lampu studio mulai padam dan film pun dimulai. semua berjalan baik sampai beberapa menit kemudian masuklah orang-orang yang terlambat. masalahnya adalah jalan masuk studio ini, entah kenapa, ada di tengah-tengah studio. jadilah orang-orang itu mengganggu pandanganku ke la...