Postingan

Menampilkan postingan dengan label mas cahya

Mubes Osipital 4-5 Januari 2013

Gambar
selamat kepada Iman Hakim Wicaksana aka mas Hakim karena telah terpilih sebagai komandan baru Osipital. semoga bisa memberi angin segar untuk keluarga kecil kita :') semangat ya mas, jangan gampang nyerah kalo kita nanti bandel. jangan lupa ajarin aku mainan tali, ya, mas. terima kasih kepada Muhammad Cahya Riadi Sucipto aka mas Cahya komandan Osipital 2013-2014, seseorang yang penuh dengan ide-ide hebat, yang tidak kenal lelah untuk menggerakkan kami, yang tidak kenal lelah untuk membawa kami ke arah yang lebih baik, dan yang telah mengajarkan begitu banyak hal pada kami. thanks for staying with us :''') dan selamat juga kepada Heidi Dewi Mutia karena sudah masuk ke-3 besar calon komandan.  siap-siap ya, buat periode depan.

gejolak (tak terlihat)

baru 2 minggu lalu hal itu terjadi.. meja di sudut kafe di kota kecil kami menjadi saksi pernyataan mengejutkannya.. suasana yang semula gila, mendadak berubah tidak mengenakkan. iya, baru 2 minggu lalu. lalu semalam, kembali kami berlima berkumpul di kafe yang sama. tidak, tidak, tidak ada suasana gila yang berubah menjadi tidak mengenakkan seperti waktu itu. juga tidak ada air mata yang tumpah. kami mengingat masa lalu bersama-sama, lalu mentertawakannya. sebagian dari diriku ingin berteriak, "kau ingat semuanya, kan? semua hal-hal konyol yang terjadi, apakah itu semua terlalu buruk hingga tak mampu membayar harga yang diperlukan agar kau tetap bersama kami?" tapi lalu aku teringat kata-katanya padaku, "siapa kamu?" dirinya benar. siapa aku sampai berhak berteriak begitu padanya. lalu sebagian diriku yang lain, tampaknya lebih berusaha menerima kenyataan yang sebentar lagi akan datang. sebagian diriku yang ini berusaha berkata dengan riang, ...

gejolak

sebagian dari kami, atau entahlah, mungkin cuma aku, tapi kuharap tidak hanya aku, yang berharap semuanya cuma mimpi. semua pembicaraan di antara kami berlima di sudut kafe di kota kami tidak pernah terjadi. yah, tapi itu kan mauku saja. toh takdir tetap menggariskan kata-kata itu keluar dari mulut salah seorang dari kami, sementara kami sisanya hanya mampu terkaget-kaget mendengarnya. tapi aku tidak tahu apa mau takdir melakukan itu pada kami. aku juga tidak tahu apa yang ada di pikirannya sampai mampu mengucapkan kalimat itu. aku tidak mampu memahami jalan pikirannya. yang jelas, waktu itu mas cahya terdiam setelah menggantungkan kalimat itu. lalu yang ada hanya heidi yang berusaha melawan kata-kata itu dengan gigih; aku yang tidak memahami kata-kata yang keluar dari mulutku yang tampaknya adalah bentuk usahaku melawan kalimat dari mas cahya; mas ijal yang terdiam mendengar segalanya; dan ayu yang mengeluarkan perlawanannya dalam bentuk air mata. tidak a...

diksar osipital angkatan 6 8-10 november 2013 (diperbarui 16 november 2013)

well, maafkan hiatus panjang yang terjadi ini. sebenernya banyak banget yang mau aku tulis. tapiii yasudahlah.. waktu selalu tidak memungkinkan. tsaaahh.. mari langsung saja.. Hampir aja berangkat diksar telat gara2 ada jadwal revisi laporan biokimia bersama Mas Eka Wijaya W jam 5. Tapi untung, semua berhasil diurus mas ijal. Jadi aku bisa berangkat diksar bareng sama yang lainnya. Pertama kalinya ngelihat mas ijal bete!! Haha. Gara2 ada miskom sama abang2 angkot yang nganter caang dan carrier. Yg harusnya ke tugu ikan di daerah Unwiku, malah nyasar ke Baturraden -_- Dan aku, yang dibonceng mas ijal, cuma bisa dengerin mas ijal memaki2 sepanjang perjalanan. Hahahahah.. Setelah ngedrop caang (ifan, opi dewi, indi, miftah, tressa), pendamping (ayu, mas ijal, mas didi), dan carrier mereka masing2, panitia yang lain, termasuk aku, melanjutkan perjalanan menuju baturraden, rumah biyunge, tempat di mana kita akan memulai perjalanan. Tsaaahh.. caang yang sekarang jalannya lumayan jauh eu...

ohmygod, ternyata mbak penjaga ujian waktu aku telat setengah jam inget sama rupaku!! mungkin ini saatnya operasi plastik..

mmmh, gimana sih perasaanmu waktu dikabari kalo ternyata penjaga ruang ujian waktu kamu TELAT SETENGAH JAM inget sama rupamu? mau mati aja? atau mungkin ini saatnya kamu operasi plastik? bisa jadi, bisa jadi.. hmm.. jadi tadi mas cahya habis berbincang-bincang dengan mbak itu.. buka-buka facebook, trus entah gimana tau-tau ada fotoku di facebook, trus dimulailah perbincangan mereka.. trus setelahnya, mas cahya ngobrol sama aku, dan terungkaplah berita ini. tadaaaaa~ M: kamu pernah telat setengah jam ujian PA (patologi anatomi)? A: mmm? UTU pernah mas.. M: oooh, UTU? berarti mbaknya ikutan jaga pas UTU.. A: emang kenapa mas? M: engga, tadi kan ngobrol-ngobrol. trus buka-buka fb, ada fotomu. lha mbaknya bilang kalo kamu pernah telat setengah jam pas ujian.. A: oya? trus mbaknya bilang apa lagi? M: yaa katanya kamu udah telat setengah jam, tingkahnya ini, itu.. trus mukanya nggak kelihatan bersalah. cuma kelihatan merah aja gara-gara capek.. A: hahahaha iya capek. kan lari-lari...

Mt. Sindoro 3153 mdpl

Gambar
judul acara: Pendakian Wajib Anggota Muda Angkatan 5 Osipital. rencana perjalanan: 26-27 April 2013 berangkat dari Purwokerto: Jumat, 26 April 2013. personil: 2007: Mas Bahar (salah satu orang yang luar biasa sabar di gunung sekaligus teman seperjalananku juga di awal2. 2008: Mbak Nova (dan pacarnya. aku nggak tau itu angkatan berapa. bukan anak Osi sih tapi.) 2009: Mbak Rahmi (ketua pelaksana pendakian wajib sekaligus teman seperjalananku waktu jalan ke Pos 3. 2010: Mbak Zhita, Mas Ijal (bukan termasuk orang yang sabaran -_-), Mas Cahya (ninja pendaki gunung. liat aja fotonya, ntar), Mas Didi (leader), Mas Arya (bukan anak Osi juga, tapi punya baju ijo yang mirip baju medan kita, nyehehehehe) 2011: Mas Hakim (kayaknya sih harusnya sweeper), Mas Boma (bukan orang yang sabaran. bahkan nggak ada sabar-sabarnya sedikitpun. nyehehehehhe, peace, mas :D), Mbak Tipung (super strong girl 1 sekaligus teman seperjalanan waktu turun dari Pos 3, Mas Danan. 2012: Adit, F...

mas ijal lengserrr..

yak, Osipital sudah melaksanakan mubes/musyang/RUA tanggal 22-23 Februari kemarin, dan terpilihlah Mas Cahya sebagai komandan baru Osipital. semoga bisa membawa Osipital jadi lebih oke lagi. amiiiiin.. agak nggak nyangka waktu Mas Ijal nggak jadi komandan 2 periodeh. hehehe. tapi yaudahlah, nanti juga aura komandan mas cahya bakal keluar, tapi entah kapan bakal keluarnya. huehhehehehehe.. becanda om.. ampun. oh, dan tampaknya kutukan komandan jomblo belum akan terpatahkan. wkwkwkwk. eniwei, di kepengurusan tahun ini aku dimasukkan ke divisi medis. masih magang, tapi. aku nggak ngerti kenapa aku masuk ke divisi ini. hhhh... aku kan pengennya masuk ke divisi logistik atau divisi alam. huehehehe. tapi yaudah, alhamdulillah aku dimasukkan ke divisi medis dengan koor mandan ijal. oh, periode ini aku dikasih proker baksoswil3. tahun ini ngirim delegasi aja sih. bukannya ngadain baksoswil seperti tahun lalu. tapi apapun itu, semoga diberi kelancaran deh. oh ya, aku mau request ah sa...

diksar OSIPITAL 2012 part2

daleman mas cahya berkata, "kalian punya alat itu di daleman ... eh, di dalemin.."  suwumpah pingin ngakak waktu denger itu.. "aku SD berapa?" latar tempat: hutan tempat diksar latar waktu: dini hari (kalo nggak salah) latar suasana secara umum: tegang latar suasana menurutku: biasa aja Mas Cahya: aku SD berapa? aku: hah?? (nggak yakin sama pendengaran) Mas Cahya: aku SD berapa? aku: nggak tau, Mas.. (mbatin: sengaja deh, ngasih aku pertanyaan yang aku nggak bisa jawab. huuu!! lagian ini yang sekolah sih siapa? kok nanyanya ke aku.. capek dehh..)

untitled

Mas Bahar: (pura-pura ngelempar laron ke aku) aku: (jerit-jerit) Mas Bahar: ih, masa udah diksar masih takut laron? aku: lha emang apa hubungannya abis diksar sama takut laron?? Mas Cahya: iya nih.. awas ya kalo ntar praktikum masih takut sama tikus, sama mencit.. aku: emang kalo aku berani, Mas mau apa?!? ha, mau apa?? Mas Cahya: NIM berapa? NIM berapa?? hih.. iya, iya yang asdos.. sekarang mainnya NIM nih.. huuuu!!!

diksar OSIPITAL 2012

capeeeeek!!! yaaaaah, namanya juga jalan kaki sambil bawa carrier segede gaban, kalo capek, wajar kali ya. apalagi buat amatiran kayak aku, yang sejatinya anti banget sama kegiatan yang bersifat fisik. long march meski nggak mulai jalan dari depan kampus, tetep aja jalannya juauh banget. bikin sesek napaaaas!!!! yah, bukan jalannya sih yang bikin sesak. tapi carriernyaaaaa. hiks hiks..  alhamdulillah rupanya itu yang ada di batin temen-temen caang, terutama Heidi dan Fifi ketika aku minta istirahat waktu sedang capek-capeknya jalan sambil bawa carrier. bisa-bisanya mereka selalu melimpahkan pertanyaan macam "masih kuat nggak, Fit??" ke aku. kalo aku jawabnya "masih kok. lanjutt", mereka ngebales dengan "jangan dipaksain, Fit, kalo nggak kuat.." dan setiap aku balik bertanya "kalian gimana? pada mau istirahat, nggak??", mereka selalu jawab terserah aku. kepriwe, sih...yaudah, akhirnya aku iyain aja minta istirahat. dan yaaa ternyata He...

mas cahya, ketupat diksar yang aduhai sekali

bikin kita, para caang, bisa keliling-keliling Purwokerto sama Purbalingga. bikin kita ketemu orang-orang baru. punya tujuan yang simpel, tapi kalo dipikir-pikir lebih lanjut, insya Allah bakal bagus banget buat Osi ke depannya. amin. bikin aku main terus, nggak belajar-belajar. hehehe.. bikin aku miris dan kepingin nangis kalo inget nasib laporan PBL pertama kelompokku yang nggak karuan bentuknya waktu diserahin ke si editor alias aku. (sumpah, aku milih jadi editor itu niatnya supaya kerja paling akhir, bisa dikerjain setelah pulang dari keliling-keliling, dan anggepannya, sih, nggak kerja terlalu berat. eh apa daya, sistem di kelompok baru ternyata beda banget sama di kelompok MPK kemarin. bahan-bahan buat laporan yang terkumpul di aku ternyata bener-bener harus "disusun". aku bukannya tinggal ngurutin per bab , copy sana copy sini, perbaiki kalimat dikit-dikit, trus kirim ke email temen buat di print. sedih, sumpah. mana laptop yang aku harapkan banget, tiba-tiba aj...

kelilingkeliling ke mapalamapala lain...

untuk diksar Osipital tahun ini, kepanitiaan diketuain sama Mas Cahya, orang yang pingin bikin anggota Osi jadi lebih sering main ke mapala-mapala lainnya. katanya "Osipital harus berubah, mau nggak mau". dan yang dijadiin "kelinci percobaannya" kita-kita, caang Osi angkatan 2012. hehehe. yaaaa, kurang lebih gitu, sih. jadi, buat keperluan diksar tanggal 30nov-2des besok, kita disuruh nyebar keliling purwokerto dan purbalingga buat ngedatengin mapala-mapala dalam rangka main dan pinjam alat. cuman, kita para caang disuruh jalan sendiri, nggak ditemenin senior. rencana awal yang dibikin Fifi tentang pembagian mapala yang harus didatengin di hari pertama gagal total. yang tadinya target 5 mapala selesai didatengin hari itu juga, akhirnya cuma dapet 4 mapala (aku-fifi-heidi ke 3 mapala lhooo, anyway. kelompok seberang cuma dapet 1 dan cuma sampe maghrib trus cus ke peraduannya (no comment..)). hari kedua aku-fifi-heidi nggak berangkat dan kita stuck di kampus s...

yooh, mulai saat ini mari kita gantikan nama mas cahya dengan nama mas misbah di blog ini

Gambar
hari ini Osipital berkunjung ke Wapala Akatel. itu tuuh, yang pas kapan ngadain disnatalis yang ke-8. sebelum-sebelumnya, mas cahya emang udah ngejanjiin kita buat main ke markas mapala lain. aku sih, somehow, ayo-ayo aja. baru sekarang janji itu terwujud. padahal biasanya aku paling nggak suka dengan permainan macam kunjung2 dan basa-basi seperti ini. soalnya nggak pinter basa-basi, sih. dan aku juga sebenernya bukan orang yang suka banget bergaul. janjian jam 8 di kampus, baru kumpul semua jam setengah 9. yang ikut selain aku, ada fifi, bibah, mbak tipung, mas cahya. trus kita cus ke Wapala Akatel. sampe di sana, kita disambut oleh ketua Wapala, mas misbah. satu per satu dari kita salaman sama mas misbah. giliran terakhir salaman sama mas misbah, aku nambahin "udah pernah ketemu lho, mas", entah masnya inget atau enggak dulu pernah ketemu aku waktu ulang tahun si Wapala. trus kita semua duduk2 di depan wall yang ada di Wapala ini. mas cahya, sebagai "ujung tombak...

praktek pertolongan pertama pada korban

materi osi hari ini bener2 koplak. bukan materi juga sih sebenernya, lebih ke praktik teori yang udah dikasih. dan yang koplak ituuu.. ya kita para caang. habisnya kita ketawa mulu sih waktu praktek. ketawa-ketawa bingung. hehe, maaf kalo di antara temen2 ada yang nggak setuju sama pendapatku ini. kamis kemarin sih cuma empat caang yang dateng, aku, heidi, fifi, dan bibah. cowok2nya pada dekor kelas buat persiapan makrab jumat besok, yang lainnya ada yg ke rsop, ada yg sakit. jadi rupanya jadwal hari ini adalah praktik melakukan pertolongan pertama (matilah aku karena nggak baca2 dulu materinya). trus yang mas cahya dan mas danan pura-puranya jadi korban kecelakaan sepeda nabrak motor. mas bahar jadi yang ngamatin langkah2 kita buat nyelametin dua korban itu. pertama2 yang aku lakuin adalah tanya dimana posisi kedua korban (untuk poin keselamatan). trus karena nggak boleh membagi tim penolong jadi dua (niatnya sih biar dua orang nolongin mas cahya, dua orang nolongin mas danan)...

triage

Mas Cahya: (ngasih pertanyaan ke para caang) ada tiga penolong sama tiga korban. label triage kuning. itu harus nunggu ambulan atau langsung tolongin aja? caang: (diem aja, aku geleng2 kepala) Mas Anung: mmm itu korbannya kenapa? Mas Cahya: fraktur servikal. Mas Anung: tertutup? Mas Cahya: he eh. Mas Anung: ambulannya berapa lama lagi? Mas Cahya: mmm, sepuluh menit lagi. Mas Anung: mmm, penolongnya berapa? Mas Cahya: tiga orang, Mas. Mas Anung: bawa alat nggak? Mas Cahya: enggak. Mas Anung: yaa kalo gitu penolongnya yang nggak niat. masa mau nolongin tapi nggak bawa alat? aku: *keplok-keplok*

kalo Yang Di Atas sudah menetapkan aku buat pulang kota, semesta alam pasti mendukung kok

ya, itu aku yakin banget. masalahnya ini bener2 sepele banget sih. hanya karena aku ketiduran, aku terancam batal pulang kota. jadi berhubung kereta ke surabaya berangkat jam 22.17, aku ngerasa santai aja buat berangkat ke stasiun. apalagi jam 9an, semua udah kelar diberesin, kamar kos juga udah aku sapuin. akhirnya aku rebahan di kasur. ngantuk. aku setel alarm hp di 21.20. niatnya kan jam segitu bangun, telpon taksi, trus capcus ke stasiun jam setengah 10an. mateng kan rencana gue?! sorenya udah izin Pak Saripin juga kalo mau pulang kota dan bilang kalo mau berangkat jam setengah 10. cuman, apa daya, tidur ternyata masih enak. jadi keterusan deh. akhirnya baru bangun jam 21.40an. masih setengah sadar tapi langsung telpon taksi. operator bilang taksinya lagi ga ada yang kosong dan sedang nggak ada yang di deket kosanku. yang di pangkalan taksi juga lagi kosong. tapi kalo aku bersedia nunggu taksi, ya monggo, gitu. jeng jeeeeeng.... tapi tenaaaang, aku nggak panik entah mengapa. kese...

kemping ceria

Gambar
seperti yang sudah direncanakan, jumat tanggal 5 sampai esok harinya, aku pergi kemping. paginya ada ujian tulis, siangnya siap2 buat kemping, sorenya berangkat deh. tapi besoknya ada ujian OSCE lhooo. yaa semacam ujian praktek gitu lah. apapun ujiannya, kalo bisa jangan mengganggu kegiatan berorganisasi lah. hahahahaha. berhubung aku ngga punya ransel yang cukup besar untuk kemping, akhirnya aku coba tanya Onika Adi Wijaya apa aku boleh pinjem ranselnya. untungnya dia ngebolehin. yeeeee... Oni baik deh. padahal itu satu2nya ransel yang dia punya. ini di bawah gambar ransel pinjeman dari Oni yang udah aku isi dengan berbagai barang, sebut saja air mineral 1,5L, popmie 3 buah, susu kotak, alat makan, obat2an, 2 kaos, 1 training, rafia, jas ujan ponco, alat mandi, dll dsb, dst. yang berangkat pertama ada 4 caang atau calon anggota, aku, Fifi, Heidi, Adit, dan 2 senior, Mas Cahya dan Mas Danan. rencana kita kumpul di sekre jam 3, berangkat jam 4. tapi molor jadi jam 5an baru b...

antar file

yak kemarin aku mendadak kehilangan kabel data yang berguna banget buat ngejadiin hp sebagai modem. sayangnya, kemarin aku juga harus ngirim video ke temen. lah yaudah, ngga ada kabel data, ya ngga bisa ngemail. aku menawarkan diri untuk nganter videonya ke kosan dia deh. kurang baik apa coba aku? pulang dari makan bersama Osipital (Fifi, Heidi, Mbak Zhita, Mbak Irma, Mas Ijal, Mas Didi, Mas Cahya) di ayam goreng Tantene, aku bermaksud ke kosan dia. cuman berhubung aku nggak tau alamat apa yang dia berikan padaku, yaudah aku tanya Mas Cahya. kali-kali aja tau. trus entah gimana awalnya, Mas Cahya akhirnya nganter aku ke alamatnya. aku nelpon dia dulu buat mastiin alamatnya itu udah bener apa belum, soalnya Mas Cahya yang nanyain blok apa rumahnya. Mas Cahya tanya teman2 yang lain, pada nanya bloknya juga. waduh, kepriwe kiye? tapi dia aku tanyain juga bilang nggak ada bloknya. jeng jeng... ya wes, setelah aku nelpon dengan nada agak nyolot (gara2 capek seharian belum istirahat, heheh...