Postingan

via telpon

Aku: besok aku pulang, ya. biyung: lho, ngapain pulang? aku: lah? biyung: hmm, eiger di sini lagi diskon... aku: trus kenapa kalo lagi diskon? biyung: hmm, kirain kamu mau pulang karena mau nyari sesuatu di eiger. aku: -_-

osce blok nu

Ujian osce kali ini rasa-rasanya adalah ujian osce paling ngeblank yang pernah aku lalui. 3 stase: anamnesis dan pemeriksaan fisik, pemasangan kateter, dan sirkumsisi. Aku sudah berlatih kok, sungguh. Sudah menghafal borang juga. Tapi entahlah. Bahkan sejak di stase anamnesis dan pemeriksaan fisik pun pikiranku sudah agak mengawang. Lupa pertanyaan yang harus dijawab dan pertanyaan anamnesis yang kulontarkan juga agak amburadul. Untung aku masih sanggup mendiagnosis. Haha. Pindah ke stase kateter, kupikir semuanya bakal menjadi lebih mudah. Eh, ternyata engga. Coba tebak karena apa. Karena dosen pengujiku memberikan distraksi yang luar biasa besar, men. Hahhahaha. Haduuh, alasannya sampah banget ya? Barangkali kalau di ruangan osce 8 ini aku hanya harus memasang kateter, tidak akan begini jadinya. Yang jadi masalah adalah di ruangan osce 8 kami diharuskan untuk menganamnesis dan melakukan pemeriksaan fisik sebelum memasang kateter urin. Yang jadi masalah lagi adalah aku harus men...

Mt. Prau 2565 mdpl

Gambar
awalnya weekend kali ini mau kuhabiskan dengan rencana tubingan yang diajak oleh mas doyok dan heidi. tapi berhubung heidi batal, akhirnya kuputuskan untuk pulang ke rumah. tapi belum sampai 1 jam setelah rencana pulang itu kulontarkan, bili malah ngajak jalan-jalan ke gunung prau. yasudah, dengan pertimbangan weekend ketiga bulan oktober ini ibuk bakal main ke purwokerto, kuputuskan untuk tidak jadi pulang. hehehe. awalnya yang ikut pergi ke prau cuma bili, aku, heidi, indi, ifan, mas angga. aku, yang, kurang lebih, diajak paling terakhir, mengira masalah arah dan semacamnya sudah beres. kupikir mungkin mas angga sudah tau jalan menuju prau. tapi ternyata, baru beberapa saat sebelum berangkat, aku tau kalau ternyata di antara kita, nggak ada yang tau jalan ke prau. hadeeh -_- alhamdulillah mamad mau aku ajak ke prau. hahahah. meski ngajaknya juga mendadak bingits. jadi agak-agak ngerasa bersalah juga udah mengacaukan rencana malam sabtunya mamad. tapi akhirnya kita jadi punya...

20 fakta

kontradiksi. aku jahat, tapi juga baik. aku pendiam, tapi juga berisik. aku pemalu, tapi juga malu-maluin. ah, semacam itu lah pokoknya. sedang menjalin hubungan dengan sepeda pak anwar. tapi semoga bisa segera mendapat pengganti. amin. yang semangat nabungnya, fit!!! OSI/005/045/REPRO.  suka kucing. sedang menggemari Scottish Fold. kupingnya itu lhooo. tau jenis kucing ini dari instagram berkat @macchacat. tidak suka durian, melon, garbis, dan sebagainya. alergi udang dan mungkin seafood lainnya. lumayan, itung-itung ngirit. seafood mahal, mbok? tidak berani menonton Hachiko dan If Only atau film-film mengharukan lainnya. aku mudah menangis kalo ada scene mengharukan, men. sudah lelah dengan konspirasi. iya, aku tau kalo ini seru, tapi konspirasi itu nggak pernah ada ujungnya, men. selalu ada pertanyaan tak terjawab. kamu nggak capek apa ngurusin sesuatu yang nggak pernah ada jawabannya? aku aja capek nungguin kamu yang nggak ada jawaban melulu. bukan aktivis kampus...

telepon

Alkisah setelah sekian lama ibuk engga telepon, akhirnya beliau "inget" lagi buat nelpon aku. Cuman kali ini, yang beliau omongin, well, agak lain dari biasanya. A: (angkat telpon) I: halo A: halo I: lagi dimana? (Pertanyaan wajib setelah mengucap halo) A: di kos. I: oh, tumben. A: halah -_- I: he he. Eh, tadi ada pasiennya ibuk dateng. A: ... I: Sebenernya dia udah beberapa kali sih dateng ke ibuk. Periksa kacamata. A: hmm I: tapi ibuknya sih yang sebenernya sering berobat ke ibuk. Trus tadi anaknya ikut. A: ... I: anaknya sopan bangeet, santun lah. putih, tinggi, 180 senti. A: hmm I: anaknya ini mau s3. Sekolah di prancis. Teknik sih. ITS mungkin. 25 tahun. Lakik. Kemarin sudah s2, trus sekarang mau lanjut s3. Bulan depan berangkat. A: hmm I: yah, tadinya ibuk pikir kayaknya bagus juga kalo sama kamu. A: heh? (???) I: he he. Haduuh, pokoknya anaknya ini baik lah. Ga ngerepotin orang tua. Lahir prematur, anteng, kalo ditinggal kerja ibuknya pas kecil ga ...

Dijual: Backpack Deuter Futura 50L dan raincover-Deuter-asli-belum-pernah dipake-masih-mulus. Minat? PM

Hmm ini bukannya saya mau jualan sih. Tapi kalimat judul postingan ini pernah jadi status BBM saya beberapa hari lalu. Bukan carrier saya juga yang dijual. Saya cuma membantu Mas Anwar nawarin carriernya ke temen-temen. Mulanya Mas Anwar menulis di status BBM nya kira-kira begini, "dijual backpack deuter 50L buat bayar UKDI yang makin edan. Serius. Minat PM". Saya yang lagi nyari carrier, langsung kalap, PM Mas Anwar buat nanya harga. Cuman waktu itu saya ga baca ukurannya -_- Mas Anwar pun cuma bilang "yakin fit? Ga kegedean? Buat cewek mah beli maks yang 40L aja". Ya bener juga kata Mas Anwar -_- saya tulis sedikit kira-kira percakapan kami aja lah ya. Aku: ini seriusan mas dijual? Mas Anwar: iyaa, mau gimana lagi. Sebenernya ini carrier kesayangan, makenya juga di awet-awet banget. Tapi ya gimana. Gapapa deh gear sementara pada ilang, nanti kalo ada rejeki, beli lagi. Aku: emang UKDI jadi berapa skg mas? Mas Anwar: dari 600 jadi 3250 fit T_T Aku: buset....

track record selama kuliah #semester4

Gambar
blok: Respiration System sks: 5 kegiatan selama kuliah: praktik lapangan di blok ini mengharuskan kita buat mendatangi salah satu pasien TBC yang ditunjuk oleh puskesmas (kebetulan kelompok saya mendapat jatah di puskesmas sokaraja 1), lalu memeriksa ulang sputum alias dahaknya, dan well, ini nggak semudah yang kita kira. pasien yang sudah mendapat pengobatan lebih dari 2 bulan (atau 1 bulan), ternyata sudah engga batuk-batuk seperti ketika belum diobati. dan pasien yang kami dapat, sudah mendapat pengobatan selama 2 bulan, kalau tidak salah. this is good, actually, cause this means the medicine really works (seperti kata dosenku, " TB itu penyakit yang mudah sekali menular, tapi mudah sekali disembuhkan "). tapi di sisi lain, kita juga jadi kesulitan di praktik lapangan kali ini. hahahah. di puskesmas itu ga ada pasien TB lainnya yang lebih baru. jadi, kita tidak punya pilihan lain. dahak yang pasien kita hasilkan jadi sedikiiiit banget. padahal yang harus kita periksa a...