Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

gejolak (tak terlihat)

baru 2 minggu lalu hal itu terjadi..
meja di sudut kafe di kota kecil kami menjadi saksi pernyataan mengejutkannya..
suasana yang semula gila, mendadak berubah tidak mengenakkan.
iya, baru 2 minggu lalu.

lalu semalam, kembali kami berlima berkumpul di kafe yang sama.
tidak, tidak,
tidak ada suasana gila yang berubah menjadi tidak mengenakkan seperti waktu itu.
juga tidak ada air mata yang tumpah.

kami mengingat masa lalu bersama-sama, lalu mentertawakannya.
sebagian dari diriku ingin berteriak,
"kau ingat semuanya, kan? semua hal-hal konyol yang terjadi, apakah itu semua terlalu buruk hingga tak mampu membayar harga yang diperlukan agar kau tetap bersama kami?"
tapi lalu aku teringat kata-katanya padaku, "siapa kamu?"
dirinya benar.
siapa aku sampai berhak berteriak begitu padanya.
lalu sebagian diriku yang lain, tampaknya lebih berusaha menerima kenyataan yang sebentar lagi akan datang.
sebagian diriku yang ini berusaha berkata dengan riang,
"ayoo, kita nikma…

dr. Joko Mulyanto

dr. Joko Mulyanto, atau yang sering dipanggil dengan dr. JM, adalah salah seorang dosen yang paling saya kagumi.
Menyenangkan mendengar beliau bercerita. Entah karisma macam apa yang beliau miliki, yang jelas setiap beliau bercerita, saya seolah-olah tidak ingin melewatkan setiap kata yang beliau ucapkan. (Yah, oke, kecuali tadi pagi deh waktu kuliah beliau tentang statistika. Saya cuma berhasil bertahan di kuliah beliau yang jam pertama, tentang HIV/AIDS. Begitu masuk ke kuliah tentang statistika, well, beliau benar.. statistika itu "berita buruk". Awalnya kepala saya masih ringan, tapi trus lama-lama terrasa berat. Hingga pada akhirnya saya menyerah melawan gravitasi dan membiarkan kepala saya terkulai rileks di meja tempat duduk saya. Oh well, pantas saja, ketika teman-teman sibuk membicarakan briefing PL yang rupanya disematkan oleh beliau di akhir kuliah statistika, saya tidak bisa mengingat sedikitpun tentangnya)
Kembali lagi ke pokok bahasan., Hmm, beliau tampaknya se…

gejolak

sebagian dari kami, atau entahlah, mungkin cuma aku, tapi kuharap tidak hanya aku, yang berharap semuanya cuma mimpi. semua pembicaraan di antara kami berlima di sudut kafe di kota kami tidak pernah terjadi. yah, tapi itu kan mauku saja. toh takdir tetap menggariskan kata-kata itu keluar dari mulut salah seorang dari kami, sementara kami sisanya hanya mampu terkaget-kaget mendengarnya.
tapi aku tidak tahu apa mau takdir melakukan itu pada kami. aku juga tidak tahu apa yang ada di pikirannya sampai mampu mengucapkan kalimat itu. aku tidak mampu memahami jalan pikirannya. yang jelas, waktu itu mas cahya terdiam setelah menggantungkan kalimat itu. lalu yang ada hanya heidi yang berusaha melawan kata-kata itu dengan gigih; aku yang tidak memahami kata-kata yang keluar dari mulutku yang tampaknya adalah bentuk usahaku melawan kalimat dari mas cahya; mas ijal yang terdiam mendengar segalanya; dan ayu yang mengeluarkan perlawanannya dalam bentuk air mata.
tidak ada sesuatu yang diputuskan m…

i feel "smart".. kinda..

Mas iin: itu kenapa sih kok dokter gigi punya gelarnya sendiri, sementara dokter-dokter lain gapunya?
Aku: kayak dokter saraf "drs" gitu ya, mas?
mas iin: iya..
aku: soalnya udah ada yang pake..
Mas iin: apaan?
aku: dokterandes..
Semua: -______-

minggu pagi berkualitas

Gambar
tumben-tumbenan nih minggu pagiku sehat berkualitas gini. well, thanks to mas ijal yang semalem udah ngajakin jalan-jalan. sebenernya mas ijal nawarin ke Pancuran 7, aku juga mau sih. tapi kalo inget jalannya yang luar binasa itu, jadi urung. hahahaha. akhirnya kita putuskan buat sepedaan ke gor aja.
tunggu, tunggu... sepedaan? punya sepeda, fit?
ya nggak sih..
trus itu sepeda siapa?
sepeda kampus.. nyahahahahah. bagus juga nih kita aku sama ayu memberdayakan sepeda kampus. lumayan laah, biar sepeda kampus ga suntuk jalan di kampus mulu. sekali-sekali diajak jalan ke luar, gituu.
janjian sama mas ijal jam setengah 6. udah bangun jam 4 sih, trus kan baca-baca buku dulu, tapi malah ngantuk. yaudah, ketiduran -_-
jam 5.22 bangun, baca sms dari mas ijal "udah bangun? jam 5.15 ketemu di kampus ya.." tapi smsnya baru masuk di hpku jam 5.20 -_-
langsung aja siap-siap, trus jemput ayu di kosan, trus capcus ke kampus, minjem sepeda kampus.. tapi mas ijal belum juga nampak batang hid…

mainan tali

Gambar
muka mas hakim nyantheng banget.. nyahahahhah


kamis kemarin tumben-tumbenan anak osi lagi main tali. dan tumben-tumbenan pula ada pak dayat. langsung aja, abis mas ijal dan mas hakim nyobain, aku menawarkan diri untuk nyoba. hehe.

nggak tinggi sih. paling cuma 4 meter an. ga ngerti juga sih kenapa milih spot di sini. barangkali biar gampang ngasih komando ke kita-kita yang belum banyak pengalaman, kali ya? biar nggak usah teriak-teriak. hehe.

kalo dibandingin sama yang dulu waktu di Fisip, rasanya yang ini lebih susah. lebih berat. entah karena aku yang emang makin melar atau gimana, yang jelas kemarin rada berat. haha.

buah dari main tali kemarin, tangan sama kaki ada yang lecet banget. hehe. tapi nggak papa, kemarin itu seru, meski nggak tinggi-tinggi amat :D

Solo - UNS - PMPA VAGUS: pertama kali banget ke solo!!! i'm gonna miss these times..

Gambar
semua berawal dari kemendadakan yang sangat super sekali. setelah seharian stripping remidi, tiba-tiba aja nekat itu muncul. mau pergi ke manakah kami?
didukung oleh surat undangan milad dan workshop dari PMPA Vagus UNS, kami akhirnya memilih Solo sebagai destinasi. tapi tolong, jangan dibayangkan kalau workshop adalah tujuan utama kami :)
berangkat naik efisiensi abis maghrib banget..



sampai di terminal Solo, entah aku lupa apa namanya. kami beristirahat sejenak sambil menunggu balasan jemputan kawan dari Vagus.

hari sabtu: workshop yang diadakan oleh Vagus. setelah malamnya kami tidur di basecamp PMPA Vagus. oh well, tapi setelah sholat subuh, aku malah tidur di musholla, dan bangun2, depan musholla sudah ramai oleh warga lokal. entah apa yang ada di pikiran mereka, sih.. hehe.

sabtu siang, waktu sedang duduk-duduk di lantai 1 gedung tempat workshop, sambil ngobrol sama temen-temen baru dari vagus, pertama kalinya aku kenalan sama mas hade. kenapa kenalan sama mas hade ini seolah-o…

CORNEA 2013: sebuah event yang "asing"

Gambar
sabtu 23 november 2013. akhirnya hari itu tiba. setelah rapat berlarut-larut yang sering tidak kuhadiri karena kewajibanku di tempat lain yang tidak bisa kutinggalkan. datang rapat pun, seringnya pikiranku tidak terfokus di sana. entah yang sambil mengerjakan tugas, ataupun mengejar ketertinggalan di perkuliahan. lagipula dunia ini asing, bung.. kalau kau mengerti apa maksudku, sih..
dan toh divisiku, yang di koordinatori oleh bung heidi, sepertinya bukan sesuatu yang sentral. ditinggal sedikit-sedikit, tidak apa-apa lah ya. yang penting apa yang mereka mau, tersedia. hehe. tapi buatku pribadi, ngga ada feelnya sama sekali. mungkin memang dari awal kami semua bukan kelompok yang sering bekerja sama. lalu tiba-tiba tadaaaa... kami disatukan begitu saja dalam sebuah project. oh, well emang dasar sayanya yang nggak supel, barangkali.
tapi itu semua sudah berakhir. finally.
PS: terima kasih untuk koordonatorku yang luar biasa, yang sudah memberikan begitu banyak untuk event ini. maaf kal…

ben-benan di SPBU: bensin

Alkisah di suatu pagi ketika aku dan heidi sedang mengurus keperluan untuk acara kampus kami di rumah sakit, setelah sebelumnya begadang semalam suntuk hingga pukul 4 pagi mengerjakan tugas2 kampus di sekre KMPA FISIP Universitas Jenderal Soedirman (WATCH THIS MAS IIN, MAS NOVAN, MAS ERWIN!!!!!!!!!!!!! Nama sekre kalian udah aku ketik dengan benar nih!!!). Di rumah sakit, kami bertemu dengan pihak yang berwenang bernama pak gatot dan seorang sopir ambulans bernama mas dendi. Entah karena heidi masih belum full terbangun dari alam mimpi atau bagaimana, yang jelas percakapan ini benar2 terjadi. Ini adalah cerita antara heidi dan pak gatot, dengan aku dan mas dendi nyempil di tengah2nya.

Pak gatot: nama selebriti saya gatot. Tapi nama asli saya sunaryono..
Mas dendi: iya, pokalis sih. Pokalis ya. Bukan vokalis.
Aku: hahaha
Heidi: wah, emang beneran nih pak? Dulunya vokalis? Dulu suka ngeben apa, pak?
Pak gatot: iyaa, dulu suka ngeben di SPBU.
Heidi: hmm SPBU?
aku: ...........
Pak gatot: …

diksar osipital angkatan 6 8-10 november 2013 (diperbarui 16 november 2013)

well, maafkan hiatus panjang yang terjadi ini. sebenernya banyak banget yang mau aku tulis. tapiii yasudahlah.. waktu selalu tidak memungkinkan. tsaaahh.. mari langsung saja.. Hampir aja berangkat diksar telat gara2 ada jadwal revisi laporan biokimia bersama Mas Eka Wijaya W jam 5. Tapi untung, semua berhasil diurus mas ijal. Jadi aku bisa berangkat diksar bareng sama yang lainnya.Pertama kalinya ngelihat mas ijal bete!! Haha. Gara2 ada miskom sama abang2 angkot yang nganter caang dan carrier. Yg harusnya ke tugu ikan di daerah Unwiku, malah nyasar ke Baturraden -_- Dan aku, yang dibonceng mas ijal, cuma bisa dengerin mas ijal memaki2 sepanjang perjalanan. Hahahahah..Setelah ngedrop caang (ifan, opi dewi, indi, miftah, tressa), pendamping (ayu, mas ijal, mas didi), dan carrier mereka masing2, panitia yang lain, termasuk aku, melanjutkan perjalanan menuju baturraden, rumah biyunge, tempat di mana kita akan memulai perjalanan. Tsaaahh.. caang yang sekarang jalannya lumayan jauh euy. Tad…

engga semuanya aku kenal sih.. but it's good to know them as friends :D

Gambar
waktu itu jamannya blok HI. jamannya masih jadi drakula. dan waktu itu dalam semalam langsung dapet darah 3 spuit full. heheheh. dari mas doyok, mas yudha, sama mas adit :D

trus ternyata anak-anak fisip lagi ngadain makan2 gitu di sekre. bebek berbumbu. sumpah itu enak banget! tolong hubungi saya ya kalo ada makan2 lagi. nyahahahaha.

well, normalnya saya memang orang asing sih di sana. tapi, normalnya juga, saya nggak ngerasa terasing kok kalo main ke sana.

dan belakangan saya mulai merasa tidak terasing lagi dari dunia yang asing ini..

terima kasih kepada Tuhan, kurasa..

ini hanyalah kisah antara aku dan PBL, dan mas hafiz terselip di tengah-tengahnya

Di sebuah siang yang semilir di tempat servis motor, di kala mahasiswa angkatan 2012 kampusku telah melewati sebuah ujian iden di pagi harinya, dan jam menunjukkan pukul 12.53. Tanpa sengaja, aku pun melakukan kebiasaan mengecek hp.

Hp (sms dari citra): assalamualaikum teman2, nanti jam 1 siang pbl dulu yaa di kampus. Cari ruangan yg ac yaa. Makasih.
Aku: (kelabakan mikir gimana mau ke kampus. Motor baru aja masuk tempat servis, maksudnya bener2 baru dikerjain. Ban belakang udah dicopot karena aku minta ganti ban. Ga mungkin dong aku minta "mas itu tolong dong bannya dipasang lagi. Saya ada pbl, harus ke kampus sekarang juga"?)

Alamak, yaudah aku sms wulan. Tanya dia bisa jemput aku atau ga di tempat servis motor. Tapi ga ada respons. Coba telpon dia, ga diangkat juga. Puter2 otak buat cari cara balik ke kampus secepatnya karena jam sudah menunjukkan pukul 12.57. H-3menit. Telpon taksi, tapi nomernya lagi sibuk. Yaudah, coba jalan kaki dulu. Ada angkot, cegat angkotnya, tapi…

edukasi

ini cuma sebuah ilham yang baru saya sadari ketika sedang menghabiskan minggu pagi di sebuah rumah makan sederhana bersama kawan-kawan tercinta.

edukasi?

ya, edukasi. tujuan lain dari kami yang sedang berjuang di medan perang "sekolah kedokteran". tidak cukup hanya dengan mengobati saja, kami juga harus mampu mengedukasi orang-orang di sekitar kami untuk lebih tahu tentang masalah seputar dunia kesehatan. apa gunanya kalau kami cuma bisa bikin mereka sembuh dengan obat-obat yang kami berikan ataupun dengan tindakan-tindakan "menyakiti" yang bersembunyi dibalik alasan pengobatan? tentu saja tindakan "menyakiti" itu memang diniatkan untuk mengobati mereka. tapi, yah, bagaimanapun disuntik itu sakit, kan?

tidak semua orang bisa sekolah di sekolah kedokteran, tapi semua bisa dapat ilmunya, kok.

jadi, saya harap sih jangan malu-malu kalo ada yang pengen tanya-tanya soal kesehatan ke saya. kalo saya tau jawabannya, pasti saya jawab kok. saya cukup senang kalau …

drakula gagal :'(

Sebenarnya saya masih ada satu postingan yang lagi di draft yang belum dipost sih.. tapi yasudahlah yaa. Nggak papa aja dilewatin dulu.. yang ini semacam live report dari kegagalan.
Jadi ceritanya pagi tadi seusai open skill lab, pukul 8 lebih sedikit, aku ke kantin bersama ofi dan nisa. Trus ketemu mas Faisal Hidayat angkatan 2011. Asalnya dari jawa timur juga. Gresik kalo nggak salah. Tiba-tiba dia nanya "dek, kamu udah ambil darah belum?", aku langsung jawab "mmm, udah mas. Kenapa?". "Nih coba ambil darahku.. nggak papa kok", mas ical menawarkan.
Bagai drakula yang kehausan darah (ceilah) kusambut tawaran itu. Mumpung bawa juga~ trus coba raba-raba daerah lipatan sikunya.. yaaah, nggak kelihatan sih venanya, tapi kalo diraba kerasa.
Langsung kusiapkan taring drakulaku, eh, maksudnya spuit dkk buat ambil darah mas ical. Seperti biasanya di cek dulu apa jarum udah nempel bener ke spuit dan dipastikan udah nggak ada udara dalam spuit. Tapi mas ical kayakn…

drakula di FISIP UNSOED

Gambar
Blok HI a.k.a Hematoimunologi yang sedang aku jalani rupanya memberikan hobi baru buatku. Yaitu menjadi drakula yang kerjaannya ngambilin darah orang buat latihan. Yaah, bukan cuma aku sih yang jadi punya hobi baru kayak gini. Semua anak seangkatanku lah. Cuman, kayaknya aku masih tergolong ga sering-sering amat loh ngambil darah orang kalo dibanding anak-anak lain. Serius. Anak-anak lain mah kayaknya udah khatam banget ngambilin darah orang.

Yah, jadi kenapa aku bisa berkeliaran di FISIP UNSOED beberapa hari belakangan ini adalah karena aku belajar ngambil darah penduduk sini. Nyahahahahahah.
Semuanya dimulai dari mas doyok. awalnya aku minta tolong sama mas doyok buat jadi probandus aku. Alhamdulillah mas doyok mau. Hehehe. Yasyudah, kamis kemarin, aku bersama heidi dan fifi capcus ke fisip.
Sampai di sekre kmpa, rupanya sedang sepi. Hanya ada mas doyok, mbak nanung, dan mbak asti, ditambah beberapa anak lainnya di luar sekre.
Aku langsung nyoba ambil darah mas doyok. Tusukan pertam…

tur ukm, kaki kena knalpot, dan slayer biopkmb

Gambar
Sekarang jadwal buat para maba ospek nih. Nah di ospek ini juga ada expo ukm, kalo di kampusku biasa disebut tur ukm. Osipital sebagai salah satu dari 17 ukm di jurusan kedokteran Unsoed juga ga mau kalah tampil dong.. Kemarin kita udah siapin barang-barang apa aja yang kira-kira mau dipajang di stan kita. Trus hari ini tinggal pelaksanaannya.

Pasang alarm jam setengah 5. Berhasil bangun sih, tapi trus tidur lagi. Untung ada bili yang nelpon buat bangunin. Tsaaah. Alhamdulillah terselamatkan dari hukuman push up buat anggota yang dateng telat. Kan kita janjian kumpul di sekre jam setengah 7 nih.

Ngecek hp satunya, baca message, trus ngebatin "alaaah, ini lagi ngeributin hal remeh kayak gini. Ambil sana deh". Pikirku waktu itu, mari tidak melakukan hal-hal yang merusak moodku. Yaudah, balesnya simpel aja, trus mandi. Sambil berharap bisa jaga mood dan ekspresi buat nanti.

Mandi cepet-cepet, pake baju medan, pake rok warna pink. Kayaknya banyak yang nganggep bajuku ngga matchi…

sebenernya agak lucu ya dinasehati tentang cowok oleh cowok.. tapi.. yaah, terima kasih banyak.. aku sedang butuh omongan sok dewasamu kok, mas..

Yaah kupikir mereka (cowok) bakal lebih mengerti tentang kaum mereka sendiri. Ya nggak sih? Well teoriku sih begitu..

Jadi kemarin, entah kenapa, aku jadi curhat ke Mas Hari Setiawan. Curcol banget lah pokoknya. Wong tadinya cuma ngobrol biasa, bercanda biasa, eh makin malem malah jadi ajang saya buat curhat colongan.

Semua dimulai dari sebuah pertanyaan dari mas hari lewat wasap, lalu disambut dengan pertanyaan dari si dia lewat sms, yang entah kenapa, pas banget sama apa yang sedang aku dan mas hari bahas. Ajaib. Aku sampe ngira mas hari ngebocorin apa yang sedang kita obrolin ke dia.. -_-

Nggak, aku nggak akan nulis ulang semua yang aku dan mas hari obrolin.. cuma mau mengutip sedikit-sedikit aja apa yang udah dikatakan mas hari..
"Yang namanya cowok itu harga diri dan wibawanya dilihat dari bukti omongan dia.Kalo dia berani janji, berarti dia juga harus bisa buktiin.Cewek itu ga harus dikasih banyak janji. Yang penting bukti dan gerakan dari si cowok, gimana caranya cowok itu …

ohmygod, ternyata mbak penjaga ujian waktu aku telat setengah jam inget sama rupaku!! mungkin ini saatnya operasi plastik..

mmmh, gimana sih perasaanmu waktu dikabari kalo ternyata penjaga ruang ujian waktu kamu TELAT SETENGAH JAM inget sama rupamu? mau mati aja? atau mungkin ini saatnya kamu operasi plastik? bisa jadi, bisa jadi.. hmm..

jadi tadi mas cahya habis berbincang-bincang dengan mbak itu.. buka-buka facebook, trus entah gimana tau-tau ada fotoku di facebook, trus dimulailah perbincangan mereka.. trus setelahnya, mas cahya ngobrol sama aku, dan terungkaplah berita ini. tadaaaaa~

M: kamu pernah telat setengah jam ujian PA (patologi anatomi)?
A: mmm? UTU pernah mas..
M: oooh, UTU? berarti mbaknya ikutan jaga pas UTU..
A: emang kenapa mas?
M: engga, tadi kan ngobrol-ngobrol. trus buka-buka fb, ada fotomu. lha mbaknya bilang kalo kamu pernah telat setengah jam pas ujian..
A: oya? trus mbaknya bilang apa lagi?
M: yaa katanya kamu udah telat setengah jam, tingkahnya ini, itu.. trus mukanya nggak kelihatan bersalah. cuma kelihatan merah aja gara-gara capek..
A: hahahaha iya capek. kan lari-lari.
M: trus …

temu kangen dan cerita-cerita seram

aduuuh, akhirnya ketemu anak-anak osi juga. belom semua sih tapi. belom ketemu mas ijaaaal.. kangen nich. kapan balik dari KKN mas? huehehehehe. tadi ketemunya baru sama mas cahya, mas didi, mbak zhita, mas danan, ayu, bili, dan tentu saja heidi :*

aku baru sampai di kampus jam 6, setelah sebelumnya mengurus KRS di rumah dosen. dan rapatnya udah kelar -_- trus anak-anak pada mau makan di kosan ayu. aku ikut aja lah.. hehehehe

trus di kosan ayu, cerita-cerita ngalor-ngidul. mulai dari topik pakaian cewek-cewek jaman sekarang, sampe akhirnya ke topik horror.

dari cerita rumah bili yang banyak barang-barang klenik, sampe cerita-cerita dari mas cahya yang buanyak banget. trus waktu pada mau pulang, si ayu nambahin "fit, jangan noleh kanan ya.. ada kakek-kakek.." (kan kosan aku dan ayu itu kurang-lebih sebelahan, jadi ane tinggal jalan kaki aja. tapi masalahnya nggak ada lampu-lampu sama sekali di sepanjang jalan) bzzzzzzzzt -_- sumpah itu sebuah nasehat yang useless banget. ngga…

track record selama kuliah #semester2

blok: BSHB (Basic Science of Human Body, well, kalo nggak salah sih kepanjangannya gitu. hahaha)
sks: 5
kegiatan selama kuliah:

tadaaaaaa... akhirnya sampai juga kami di blok berat besar yang ditunggu-tunggu, well, mungkin juga tidak ditunggu-tunggu. yasudahlah, terserah. yang jelas, berhubung habis libur panjang dan IP semester kemarin cuma 2,22 saya jadi semacam dapat suntikan semangat untuk memperbaikinya, yeah!! saya nggak tidur selama kuliah di awal-awal blok (tapi makin ke belakang, kepala makin susah ditegakkan, hehehe) dan saya nyatet!!! lama blok yang cuma 6 bulan, diisi dengan ujian-ujian di hampir seluruh weekend (freak, I know). trus ini ada pula jadwal ujian iden yang nyeleneh. jadi gini, blok ini harusnya sudah selesai di hari jumat (lupa tanggal berapa), eh, tapi ujian iden anatomi yang kedua, baru dilaksanakan di hari sabtunya. tsaaaaaaaah. remidinya, dilaksanakan di blok LC -_-praktikum anatomi dan histologi bergantian berselang-seling hari hampir setiap hari. sedap se…

ospek oh ospek

udah setaun ternyata ngelewatin ospek. engga nyangka juga ternyata bisa ngelewatin hari-hari itu. hahahaha. iya deh, buat saya, hari-hari itu memberikan pressure cukup besar sampai bikin saya tepar waktu ospek. tsaaaah. tapi kalo diinget-inget lagi, bikin kangen juga ternyata hari-hari itu. huehehehe. well, mari flashback sedikit-sedikit tentang hari-hari itu :)

ada ospek univ, ada ospek jurusan. tapi sayangnya ospek univ ga terlalu berkesan buat saya. yang lumayan membekas cuma pas expo ukm univ. disitu aku ngeliat anggota menwa turun dari tribun atas pake tali, trus anak-anak UPL yang bawa-bawa perahu karet, anak-anak karate yang meragain jurus. sebenernya (entah kenapa) ada kepikiran buat ikut bela diri lagi, atau seenggaknya ngelanjutin taekwondo. tapi berhubung ga ada taekwondo di sini, dan karate yang ada cuma yg aliran keindahan gerakan (aku lupa istilahnya apa, tapi pokoknya bukan yang ada berantem-berantemnya gitu), aku jadi nggak begitu tertarik. yasyudah deh.sebelum masuk ha…

kalah

Ya, kami kalah. Kalah dari pertempuran tak  terlihat berupa ego dan gengsi.

Kekalahan kami dimulai di pagi itu, ketika dia mendatangi kami. Untuk apa? Well, sesuatu yang tak kami kira akan dia lakukan, yaitu meminta maaf.

Sekian lama kami berada dalam perang dingin. Demi membela ego masing-masing.

"Jangan salahkan kita, karena dia yang memulai segalanya. Bertingkah seolah-olah kami sangat membutuhkannya. Dia pikir, kita tidak bisa berbuat apa-apa?", begitu pembelaan kami dulu.

Tapi kenapa lantas kami jadi kalah? Bukannya dia yang duluan meminta maaf?

Tentu saja, kami kalah. Bukan dalam mempertahankan ego. Jelas kami tahu kalau kami kuat dalam hal itu. Kami terlatih terlalu baik dalam mempertahankan ego.

Lalu?

Kami kalah dalam hal berbesar hati. Untuk mau menjadi yang pertama meminta maaf itu berat, kawan. Butuh hati yang besar untuk mampu melakukannya dengan tulus.

Well, katakanlah dia melakukannya dengan tulus.

again??

It's happening again..

Mas-mas: (sambil menyetop aku yang lagi jalan) hei, boleh kenalan nggak?
aku: (i was like "hah?")
M: nama kamu siapa?
A: eeeeh, fita...
M: oooh..
A: namamu?
M: danan..
A: mmmm...
M: kamu sekolah di mana?
A: ng sekolah?
M: ooh apa dong?
A: kuliah..
M: ooh, abis tadi kayaknya masih SMA sih.
A: eeh hehehehehehe.. (okay, i'll take that as a compliment :D )
M: kuliah dimana?
A: mmm purwokerto.
M: wow, kamu ngapain nyasar di sini? Purwokerto itu di jawa tengah kan?
A: (ngerasa sedikit awkward karena orang ini tiba2 ngomong dg gaya yang sedikit terasa sok kenal. Wkwkwk) yaa, rumahnya di sini.
M: oh, fakultas apa?
A: (tsaaah, sejujurnya saya males kalo uda menyangkut fakultas atau jurusan. Entah kenapa kadang ga pengen aja orang tau saya kuliah di mana..) mmm yaa ada lah...
M: mmm rumah kamu di mana?
A: di sidoarjo.
M: wah sama kayak aku. Tapi aku di juanda nya.
A: ooh.
M: fakultas apa tadi?
A: eeeh belum bilang. Ada lah..
M: oke oke. Hobi kamu apa?
A:…

30 Seconds to Mars - Closer to The Edge

Gambar
I don't remember one moment I tried to forget
I lost myself yet I'm better not sad
Now I'm closer to the edge

It was a a thousand to one and a million to two
Time to go down in flames and I'm taking you
Closer to the edge

No I'm not saying I'm sorry
One day, maybe we'll meet again
No I'm not saying I'm sorry
One day, maybe we'll meet again
No, no, no, no

Can you imagine a time when the truth ran free
A birth of a song, a death of a dream
Closer to the edge
This never ending story, paid for with pride and faith
We all fall short of glory, lost in ourself

No I'm not saying I'm sorry
One day, maybe we'll meet again
No I'm not saying I'm sorry
One day, maybe we'll meet again
No, no, no, no

No, no, no, no
I will never forget
No, no
I will never regret
No, no
I will live my life
No, no, no, no
I will never forget
No, no
I will never regret
No, no
I will live my life

No I'm not saying I'm sorry
One day, maybe we'll meet again
No, no
No, I'm not say…